hilangnya rasa malu pada wanita
HILANGNYAFUNGSI MALU. Rasa malu sekarang menjadi sesuatu yang sangat mahal. Ramai orang yang sudah tidak punya rasa malu. Kalau dahulu, datang lewat ke pejabat ; malu, berpakaian seksi ; malu, bercumbu-cumbuan di khalayak ramai apatah lagi, malu bukan kepalang. Namun sekarang, perkara-perkara seperti ini dapat dilihat di mana-mana sahaja
HilangnyaRasa Malu (al-Fikrah No. 16 Tahun X / 14 Jumadal ula 1430 H) Manusia akan hidup dalam kebaikan selama rasa malu masih terpelihara, sebagaimana dahan akan tetap segar selama masih terbungkus kulitnya. Sehingga, sangat tidak masuk akal jika ada wanita yang tidak ada rasa malu sedikit pun dalam dirinya. Karena itu, beruntunglah orang
Diantaranyaakan menimbulkan syahwat (nafsu) atau keinginan negatif dan hilangnya rasa malu. Karena barang siapa wanita yang bermudah-mudahan dalam menjulurkan tangannya kepada laki-laki yang bukan mahram, maka ia tidak akan segan untuk melakukan yang lebih hina dari itu". Sumber: klik disini — Penerjemah: Rian Permana. Artikel Muslim.or.id
akantetapi, semua rasa malu wanita ini akan hilang tanpa bekas ketika si wanita melakukan perzinaan. kita bisa lihat bagaimana perilaku para wanita yang telah melakukan perzinaan, mereka sama sekali tak punya sedikit pun malu, binal, dan karakternya tak ubahnya seperti binatang liar yang dilepas di jalanan. coba aja liat pasangan yg pacaran tp
Parawanita justru menganggap rasa malu para pria adalah bentuk pujian untuk mereka. Bukannya menolak, mereka akan jadi lebih hangat pada Anda. 6. Wanita juga bisa malu, lho! Hanya karena Anda sibuk memperhatikan rasa malu Anda, jangan sampai lupa bahwa wanita juga bisa merasa malu, lho! Oleh karena itu, mengungkapkan dengan jujur bahwa Anda
Site De Rencontre Italien En France Gratuit. Apakah Anda termasuk pria yang selalu merasa malu saat berada di dekat wanita? Jika ya, maka Anda harus segera mengatasi perilaku tersebut, sebab bisa membuat Anda kesulitan dalam mencari sih, tidak ada yang salah dengan rasa malu. Jutru malu itu diperlukan untuk mengontrol tindakan agar tidak melewati batas. Selain itu, malu juga sebagian dari yang perlu diwaspadai bila rasa malu itu udah terlalu berlebihan, bahkan membuat Anda jadi minder, grogi dan enggak bisa berkata apapun ketika berhadapan dengan wanita. Wah, jika seperti itu bisa merugikan diri sendiri, lho!Sebelum terlambat, cobalah belajar mengubah sifat Anda, yang semula pemalu jadi percaya diri. Berikut ini 9 cara cerdas menghilangkan rasa malu terhadap wanita yang bisa segera Anda aplikasikan. Simak yuk! 1. Jadilah Seseorang yang Percaya DiriRasa malu bisa tumbuh apabila Anda tidak percaya diri. Merasa kurang cakep, kurang pintar, atau merasa tidak sederajat. Perasaan rendah diri itulah yang kerap memunculkan jiwa-jiwa apabila Anda ingin menjadi seseorang yang nggak minder di depan wanita, maka jadilah percaya diri. Terima kondisi Anda apa adanya. Enggak perlu malu!Dengan tampil percaya diri, maka aura positif dalam diri Anda akan terpancar. Dan itu membuat Anda tampak lebih Perhatikan Penampilan AndaBukan hanya wanita, pria pun juga wajib memperhatikan penampilan diri. Terlebih lagi bagi Anda yang masih lajang. Menjaga penampilan sangatlah penting untuk mempermudah Anda dalam mendapatkan lagi jika Anda tidak memperhatikan penampilan. Misalnya sehari-hari Anda tampil dengan mengenakan kaos oblong, sandal jepit, jarang mandi, rambut acak-acakan, dan nggak pernah bercukur. Well, tentunya wanita bakalan ilfil dengan apabila Anda tampil dengan pakaian rapi dan aroma tubuh harum, pastinya orang lain akan lebih respek. Selain itu, Anda juga tak perlu malu untuk mendekati wanita. Sebab penampilan memanglah modal utama menggaet kaum ya, menjaga penampilan bukan berarti Anda harus mengubah fisik. Tapi cukup jaga kerapian Berusahalah Menjadi Pria yang SuksesKadangkala rasa malu muncul karena Anda merasa tidak sederajat dengan wanita yang Anda sukai. Dalam artian, Anda merasa kurang dalam hal satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa malu tersebut, Anda harus bekerja lebih keras agar bisa menjadi seseorang yang sukses. Enggak perlu kaya-kaya banget. Tapi setidaknya jangan jadi pria yang bertanggung jawab dan mandiri. Percaya deh, apabila Anda sukses, Anda pasti lebih percaya diri untuk mendekati wanita Keluar dari Zona Nyaman, Belajarlah BersosialisasiCara paling ampuh untuk menghilangkan rasa malu terhadap wanita, yakni dengan belajar bersosialisasi. Keluarlah dari zona nyaman selama ini Anda sering menghabiskan waktu di dalam rumah, mulai sekarang sering-seringlah pergi ke luar. Berkumpul dengan masyarakat atau teman-teman ketika Anda berada di kendaraan, sebaiknya jangan tidur. Tapi coba deh ngobrol dengan orang di samping Anda perlu memperluas pergaulan. Berkenalan dengan teman-teman baru yang memiliki berbagai macam karakter. Dengan begitu, Anda bisa lebih percaya diri dan nggak minder saat berada di dekat Belajarlah TersenyumJika Anda merasa takut untuk berbicara dengan wanita, maka cobalah dari tindakan yang paling sederhana. Yakni tersenyum saat berpapasan dengan teman wanita Anda. Eits, tapi jangan senyum-senyum genit ya! Senyum biasa saja, sebagai tanda bahwa Anda mengenalinya dan ingin menyapa. Jadi kesannya Anda tidak terlihat ingat juga, jangan senyum kepada semua wanita yang lewat di jalanan. Itu malah bikin Anda dianggap pria murahan. Cukup tersenyum dengan orang yang Anda kenal Meski Grogi, Cobalah Memulai PembicaraanRasa malu dalam diri Anda tidak akan pernah hilang jika Anda terus-menerus diam, tak melakukan hal beranikan diri untuk mulai bergerak. Dekati wanita yang Anda sukai, lalu ajaklah dia mengobrol. Jika Anda belum mengenalnya, Anda bisa memulai dengan memperkenalkan jika sudah kenal, misalnya wanita itu teman kantor Anda, maka pura-pura saja menanyakan hal seputar pekerjaan. Yang jelas, jangan membahas tentang perasaan dulu. Itu malah bikin si wanita jadi heran, bahkan menghindari bersikaplah selayaknya teman. Berbicara sesuatu yang wajar-wajar saja. Dengan begitu, dia juga lebih merasa juga 10 Cara Cerdas Memikat Hati Wanita yang Baru Anda Kenal7. Baca Buku Tentang PsikologiBerikutnya, cara menghilangkan rasa malu dalam diri, dapat juga dilakukan dengan membaca buku-buku psikologi. Anda bisa mencari bacaan seputar tips mengatasi perasaan minder, tips mendekati wanita, tips menjadi seseorang yang percaya diri, dan buku ini sangat penting, sebab bisa membantu memperluas wawasan bacalah buku tersebut di setiap waktu luang. Jika Anda sudah mengerti isi dari bacaannya, maka Anda dapat segera mempraktekannya. Pelan-pelan saja. Toh, semua butuh dari hal yang paling gampang, misalnya saja mulai dari menyapa, katakan “hai” pada wanita yang Anda Jangan Takut DitolakUntuk menghilangkan rasa malu diperlukan sebuah keberanian dan tekad yang kuat. Anda harus bisa melawan perasan takut di dalam hati. Termasuk takut ditolak, itu juga wajib dihilangkan!Menolak dan ditolak itu merupakan sesuatu wajar dalam sebuah hubungan percintaan. Anda tak perlu khawatir dengan hal tersebut. Yang terpenting Anda harus mencoba dulu, jadi cobalah mengenal wanita yang Anda sukai. Bahkan jika Anda berani, segera datang ke rumahnya untuk ujung-ujungnya Anda ditolak, nggak apa-apa! Berarti dia bukan jodoh Anda. Setidaknya Anda sudah mencoba, dan itu membuat hati Anda merasa berikutnya, langkah Anda pasti bakalan lebih mudah. Karena Anda sudah pernah mencoba, maka rasa grogi juga akan Lawan Rasa Takut di Dalam HatiTrik selajutnya untuk menghilangkan rasa malu adalah dengan melawan rasa takut di dalam hati. Hal ini hanya bisa dilakukan oleh diri Anda banyak buku yang Anda baca, walaupun Anda sering membaca kata-kata motivasi, tapi kalau Anda sendiri nggak ada niatan menghilangkan rasa takut, ya sudah Anda akan tetap seperti itu. Enggak ada perubahan!Anda harus bisa melawan ketakutan itu. Caranya dengan segera bertindak. Jangan menunda-nunda!Beranikan diri Anda terjun di lingkungan yang ramai, bergaulah dengan banyak orang, berbicaralah dengan mereka. Dengan demikian, rasa malu Anda akan menghilang secara 9 cara menghilangkan rasa malu terhadap wanita. Cukup mudah, kan?Namun yang perlu Anda ingat, menghilangkan rasa malu bukan berarti menghilangkan sopan santun. D iantara wanita dan pria, tetap ada batas-batas pergaulan yang harus diperhatikan. Jadi jangan sampai kebablasan ya!
loading...Sifat malu ini, sebenarnya bukan membuat perempuan tidak boleh keluar rumah untuk menuntut ilmu dan berdakwah. Inilah yang disebutkan, menempatkan malu pada tempatnya yang benar. Foto ilustrasi/ist Salah satu ciri kemuliaan perempuan terletak pada sifat malu yang menebal dalam dirinya. Apa itu malu? Sifat malu adalah sifat yang membuatkan seseorang merasa tidak mau menonjolkan diri dalam kalangan masyarakat. Dalam sebuah hadis, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Terdapat 99 bagian tarikan pada wanita berbanding lelaki, lalu Allah kurniakan ke atas mereka sifat malu.” HR Baihaqi Baca Juga Sebagai perempuan yang fitrahnya tercipta sebagai mahkluk terindah di dunia ini, kemudian Allah mengkaruniakan hidayah padanya maka inilah hal yang paling indah dalam hidup. Namun sayang, sebagian dari perempuan banyak yang tidak menyadari betapa berharga dirinya. Sehingga banyak dari mereka justru merendahkan dirinya dengan menanggalkan rasa dan sifat malu Shallallahu alaihi wa sallam bersabda; “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” HR. Ibnu Majah Sabda Rasullullah yang lain, bersabda; “Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lain pun akan terangkat.”HR. Al Hakim Baca Juga Begitu jelas Rasulullah SAW memberikan teladan bahwasanya rasa malu adalah identitas akhlak Islam . Bahkan rasa malu tak terlepas dari iman dan sebaliknya. Terkhusus bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya. Rasa malu yang ada pada dirinya adalah hal yang membuat dirinya terhormat dan dimuliakan. Ketika para perempuan menyadari fitrahnya, maka dia akan paham bahwasanya rasa malu itu pun menjadi hak sayang, di zaman ini rasa malu pada perempuan ini telah banyak yang pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita—yang seharusnya—menjadi perhiasan dunia dengan kesalehaannya, menjadi tak lagi bermakna. Sebab hilangnya rasa malu inilah yang menyebabkan banyaknya perempuan yang menghias dirinya dengan berlebihan ketika keluar rumah, dan menyebabkan berbagai penyakit sosial karenanya. Baca juga 10 Perkara yang Menunjukkan Hati yang Mati Menempatkan Malu pada TempatnyaSifat malu ini, sebenarnya bukan membuat perempuan tidak boleh keluar rumah untuk menuntut ilmu dan berdakwah. Inilah yang disebutkan, menempatkan malu pada tempatnya yang benar. Malu seorang perempuan tidak menghalangi ia dan harus terperangkap di dalam rumah, tanpa mengetahui keadaan dunia luar dan isu-isu global di lingkungannya. Lantas dikatakan, perempuan yang punya sifat malu menjadi wanita bodoh karena hanya di rumah banyak bukti perempuan-perempuan hebat, dengan sifat malunya tetap berkarya dan menjadi perempuan cerdas serta berperan aktif di masyarakat. Bukti-bukti itu, antara lain Baca juga Keluarga Ustaz Maaher Sudah Tiga Kali Ajukan Penangguhan dan Selalu Ditolak 1. Bukti pertama datang dari Ummul Mukiminin yang pertama, Siti Khadijah rhadiyallahu'anha. Khadijah seorang peniaga yang kaya-raya. Mana mungkin Sayidina Khadijah menjadi kaya tanpa beliau keluar untuk berdagang. Tetapi dengan diiringi perasaan malu untuk menjaga setiap Bukti kedua adalah Aisyah radhiyallahu'anha. Beliau adalah satu-satunya wanita yang paling banyak meriwayatkan hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Terkenal dengan kecerdasannya sehingga lebih dari seperempat perundangan Islam dikeluarkan oleh sumber rujukan sahabat ketika itu dan sehingga kini. Mana mungkin Aisyah radhiyallahu'anha menjadi wanita yang sebegitu bijak tanpa beliau keluar dari rumah untuk menuntut ilmu. Baca Juga Perempuan dengan diiringi perasaan malu yang selayaknya tidak menghalang diri mereka untuk menjadi cemerlang dalam ilmu. Perempuan juga mempunyai kewajipan yang sama seperti lelaki untuk berdakwah sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Subhanahu wa ta'ala“Dan orang-orang yang beriman lelaki-lelaki dan perempuan-perempuan, sebahagian mereka menjadi penolong kepada sebahagian yang lain. Mereka menyuruh berbuat baik dan mencegah dari yang mungkar, melaksanakan solat, menunaikan zakat dan taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah. Sungguh Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” QS At-Taubah 71
Sebab hilangnya rasa malu kebanyakan wanita saat ini Baca Juga Bismillah.....📎 SEBAB HILANGNYA RASA MALU KEBANYAKAN WANITA SAAT malu bukan hanya di tampakan dengan cara berpakaian berhijab saja.. Tapi rasa malu itu juga di tunjukan wanita dengan cara berjalan, cara berbicara, cara memandang, dan cara berfikirnya.. dan itu semua tidak akan bisa didapatkan kecuali dengan mempelajari dan mengimani apa yang Allah dan rasulNya perintahkan..👤 Ibnul Qoyyim rahimahullah menjelaskan وَعَلَى حَسَبِ حَيَاةِ الْقَلْبِ يَكُونُ فِيهِ قُوَّةُ خُلُقِ الْحَيَاءِ. وَقِلَّةُ الْحَيَاءِ مِنْ مَوْتِ الْقَلْبِ وَالرُّوحِ. فَكُلَّمَا كَانَ الْقَلْبُأَحْيَى كَانَ الْحَيَاءُ أَتَمَّ.“Kuatnya sifat malu tergantung kondisi hidup hatinya. Sedikitnya sifat malu disebabkan oleh kematian hati dan ruh, sehingga semakin hidup hati maka sifat malupun semakin sempurna." Madarij as-Salikin 2/249Beliau juga mengatakan الْحَيَاءُ فَيَبْعَثُ عَلَيْهِ قُوَّةُ الْمَعْرِفَةِ"Sifat malu itu tergantung seberapa besar pengenalan dirinya terhadap Rabbnya.” Madarij as-Salikin 2/163📝 Tim Shahihfiqih, 21 Dzulqo'dah 1442H/ 2 Juli 2021shahihfiqih Barakallahu fiikum....Gabung Telegram 📸 sunnahstori x thesunnah_pathdakwahtauhid salaf tauhid Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami Share Artikel Ini
loading...Ada sebuah perhiasan terindah bagi seorang muslimah yang luar biasa cantiknya, yakni rasa atau sifat malu, sifat mulia ini yang akan menambah kecantikan seorang muslimah yang sebenarnya. Foto ilsutrasi/ist Setiap wanita pasti menginginkan keindahan dan kecantikan dirinya. Biasanya untuk tampil cantik ini, kaum wanita menghias dirinya dengan berbagai perhiasan baik yang berupa emas, perak, maupun bebatuan yang kini menjadi bagian dari tren. Perhiasan memang merupakan bagian dari sifat-sifat wanita. Secara syariat pun perhiasan adalah halal dipakai kaum wanita ternyata ada perhiasan atau mahkota terindah yang layak disematkan untuk wanita khususnnya kaum muslimah ini. Perhiasan terindah dari semua perhiasan wanita itu adalah "rasa malu'. Islam menggambarkan wajah yang dihiasi dengan rasa malu bagaikan permata yang tersimpan dalam sebuah bejana bening. Tidak ada seorang pun yang memakai perhiasan lebih indah dan memukau daripada perhiasan rasa malu. Baca Juga Anas bin Malik radhiyallahu'anhu meriwayatkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang berkata "Tidak ada sifat keji yang melekat pada sesuatu kecuali ia akan memperburuknya. Tidak ada rasa malu yang melekat pada sesuatu kecuali ia akan menghiasinya".Rasa malu adalah sifat yang mulia. Rasa malu, seluruhnya adalah kebaikan. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam merupakan profil yang menjadi panutan dan tauladan dalam perihal rasa malu. Bahkan sampai disebutkan bahwa beliau lebih pemalu dari gadis pingitan yang berada dalam kamarnya. Rasa malu adalah akhlak yang mulia, akhlak yang dimiliki oleh orang-orang yang orang yang memiliki rasa malu niscaya akan tercegah dari perkara-perkara yang buruk dan jelek yang dimurka oleh Allah Ta'ala dan Rasul-Nya serta dibenci oleh manusia. Rasa malu itu lahir karena seseorang merasa selalu diawasi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal itu bisa tewujud karena mengenal dzat Allah melalui nama-nama dan sifat-sifat Nya yang Maha Mulia dan akan malu kalau Allah melihatnya berbuat keburukan dan kejelekan. Maka dia berupaya menghindari perkara-perkara yang buruk dan jelek disebabkan rasa malu kepada Allah Ta’ala, walaupun secara tabi’at dan watak, dia bisa dan mungkin biasa melakukan keburukan dan kejelekan perempuan yang fitrahnya tercipta sebagai mahkluk terindah di dunia ini, kemudian Allah mengkaruniakan hidayah padanya maka inilah hal yang paling indah dalam hidup. Namun sayang, sebagian dari perempuan banyak yang tidak menyadari betapa berharga dirinya. Sehingga banyak dari mereka justru merendahkan dirinya dengan menanggalkan rasa shallallahu alaihi wa sallam bersabda; “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” HR. Ibnu MajahSabda Rasullullah yang lain, bersabda; “Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lain pun akan terangkat.”HR. Al HakimBegitu jelas Rasulullah SAW memberikan teladan bahwasanya rasa malu adalah identitas akhlak Islam. Bahkan rasa malu tak terlepas dari iman dan sebaliknya. Terkhusus bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya. Rasa malu yang ada pada dirinya adalah hal yang membuat dirinya terhormat dan dimuliakan. Ketika para perempuan menyadari fitrahnya, maka dia akan paham bahwasanya rasa malu itu pun menjadi hak yang berilmu akan menghiasi dirinya dengan malu kapan dan dimanapun ia berada, dengan Ilmu yang ia miliki ia mampu mengolah hatinya agar tidak terperosok dalam syubhat-syubhat serta godaan-godaan yang dapat menghilangkan dirinya dengan rasa malu, lisannya senatiasa terjaga dengan tutur kata berkualitas serta zikrullah dan malu tetap sayang, di zaman ini rasa malu pada wanita telah pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita—yang seharusnya—menjadi perhiasan dunia dengan kesalehaannya, menjadi tak lagi bermakna. Sebab hilangnya rasa malu inilah yang menyebabkan banyaknya wanita yang menghias dirinya dengan berlebihan ketika keluar sebab merebaknya kemaksiatan di zaman ini pun terkait wanita adalah karena telah hilangnya malu sebagai mahkota kemuliaannya bagi wanita. Bahkan banyak yang rela menelanjangi dirinya sekaligus menanggalkan rasa malu sebagai sebaik-baik mahkota di dirinya hanya demi pujian atau sanjungan manusia. Sebagai muslimah , tentu kita ingin mendapat mahkota dan perhiasan terindah ini. Untuk itu upayakan selalu rasa malu ini tumbuh dalam hati dan perilaku. Rasa malu dapat diupayakan dengan cara 1. Melihat betapa banyak nikmat dan karunia Allah Ta'ala yang diberikan kepada Melihat betapa kurangnya kita memenuhi hak-Nya dan melaksanakan hal-hal yang diwajibkan-Nya kepada kita, baik melaksanakan perintah-Nya atau menjauhi Mengetahui dan berusaha memunculkan kesadaran bahwa Allah melihat setiap keadaan dan gerak-gerik kita di setiap saat dan dimanapun kita berada. Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi Apabila perasaan ini telah terkumpul dalam hati sanubari seorang hamba, ia akan merasakan rasa malu yang begitu kuat kepada Allah Ta’ala. Lalu dari sifat malu inilah muncul kebaikan-kebaikan lainnya. Baca Juga Wallahu A'lam wid
Di antara dampak maksiat adalah menghilangkan rasa malu yang merupakan sumber kehidupan hati dan inti dari segala kebaikan. Hilangnya rasa malu berarti hilangnya seluruh kebaikan. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda اَلْـحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ “Rasa malu adalah kebaikan seluruhnya.” HR. Muslim no. 37 Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda .إِنَّ مِـمَّـا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِِ النُّبُوَّةِ اْلأُوْلَى إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ ؛ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ “Sesungguhnya termasuk yang pertama diketahui oleh manusia dari ucapan kenabian adalah jika kamu tidak malu, maka berbuatlah sesukamu.” HR. Bukhari no. 5769 Hadits ini mengandung dua penafsiran Pertama Berfungsi untuk menakut-nakuti dan sebagai ancaman. Oleh karena itu, orang yang tidak memiliki rasa malu akan melakukan berbagai perbuatan buruk semaunya sebab faktor pendorong untuk meninggalkan perbuatan buruk adalah rasa malu. Jika tidak ada rasa malu yang mencegah orang tadi dari perbuatan buruk, maka ia akan melakukannya. Ini adalah penafsiran Abu Ubaid dalam kitabnya Ghariibul Hadiits III/31. Lihat pula kitab al-Faa-iq I/316 karya az-Zamakhsyari dan an-Nihaayah I/311 karya Ibnul Atsir. Kedua Jika engkau tidak malu terhadap Allah untuk melakukan suatu perbuatan, maka lakukanlah. Sebab, yang seharusnya ditinggalkan adalah perbuatan yang pelakunya merasa malu terhadap Allah untuk melakukannya. Ini adalah penafsiran Imam Ahmad dalam salah satu riwayat Ibnu Hani’ Tafsiran pertama yakni untuk menakut-nakuti dan sebagai ancaman, sesuai dengan firman Allah ta’ala … اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ .. “…perbuatlah apa yang kamu kehendaki…” QS. Fushshilat 40 Sedangkan tafsiran kedua adalah izin dan pembolehan. Apakah hadits di atas bisa diartikan dengan dua penafsiran sekaligus? Dalam hal ini Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa sekalipun terdapat pendapat orang yang membawa kata musytarak kata yang memiliki lebih dari satu makna kepada seluruh makna-maknanya. Sebab, terdapat kontroversi antara ancaman dan pembolehan. Namun, menjadikan salah satu tafsiran di atas sebagai patokan juga akan mengakibatkan tafsiran yang lain menjadi patokan. Maksudnya, dosa-dosa melemahkan rasa malu seorang hamba, bahkan bisa jadi menghilangkannya secara keseluruhan. Akibatnya, pelakunya tidak lagi terpengaruh atau merasa risih saat banyak orang mengetahui kondisi dan perilakunya yang buruk. Lebih parah lagi, banyak diantara mereka yang menceritakan keburukannya. Semua ini disebabkan hilangnya rasa malu. Jika seseorang sudah sampai pada kondisi tersebut, maka tidak dapat diharapkan lagi kebaikkannya. Al-Hayaa’ malu merupakan pecahan kata dari al-hayaatkehidupan. Hujan dinamakan hayaa –diakhiri dengan huruf alif maqshurah- karena ia merupakan sumber kehidupan bagi bumi, tanaman, dan hewan ternak. Kehidupan dunia dan akhirat dinamakan al hayaa’. Oleh sebab itu, siapa yang tidak memiliki rasa malu ibarat mayat di dunia ini dan sungguh, dia akan celaka di akhirat. “Barangsiapa yang malu terhadap Allah saat mendurhakai-Nya, niscaya Allah akan malu menghukumnya pada pertemuan-Nya. Demikia pula, barangsiapa yang tidak malu mendurhakai-Nya, niscaya Dia tidak malu untuk menghukumnya.” *** Sumber Ad-Daa’ wad Dawaa’ karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Penerbit Pustaka Imam Asy Syafi’i Artikel
hilangnya rasa malu pada wanita